Monday, November 11, 2013

Ku Simpan Senyummu Ditengah Jantungku

"Ku Simpan Senyummu Ditengah Jantungku"


Ayah...
Gelombang ombak menjadi asuhan Iman,
Menatapi buih hidup yang datang dan hilang,
Aku masih di sini, berdiri, menatap ke kaki langit,

"Bayangan ciuman yang terakhir di minda ku"

Moga jiwa ini terus tegas pada prinsip 
'Lihat dan lepaskan',

"Nafsu menawan Akal,
adalah punca di kala Gelita,
Akal menawan Nafsu,
inilah pencetus lapisan Cahaya".

Ku terjangi episod kenyataan
yangg membuahkan kegelisahan,

Dia.., Lama telah jauh pergi,
Aku.., Masih saja tetap di sini,

"Pawanalah teman hidup ku!"

Ku bariskan kata cinta lara,
Hikmat dari satu penemuan
Hikmah dari satu perpisahan,
Perasaan ke dalam perasaan..
Satu kejadian, satu pelajaran,
Menunaslah satu kefahaman,
ke atas satu KEPULANGAN..

Ayah,
"Aku di sini, selalu merindu mu!,
Kau adalah LEGEND pada hidup ku",

Doa doa dari ku buat mu,
Bebas berlepas tak terbatas,
Mengenggam akar suci murni,
penuh setia berteman hati sepi..

Aku ada bersama mu,
Engkau ada bersama ku...
Selamat tinggal bayang sepi,

"Cinta kita tidak berakhir di sini"



Hasil Nukilan : Ismail Arifin
Sumber : [Facebook]

Bicara Kata : 
sesungguhnya kerinduan itu hadir disetiap hembusan nafas
tidak terucap dibibir tapi jelas dihati nurani
tidak terpancar di raut wajah apatah lagi gerak laku
kerinduan itu adakalanya pendorong mencetuskan azam
memberi semangat meneruskan langkah perjuangan

Thursday, November 07, 2013

SUSAH & SENANG


bukan senang nak senang
bukan susah nak susah

memang susah nak senang
memang senang nak susah

hidup kita memang ada susah
hidup kita memang ada senang

kalau semua orang senang siapa nak susah
kalau semua orang susah hidup tak senang

kalau kita selalu buat senang, masa depan kita rasa susah
kalau kita selalu susah, nanti kemudian hari kita senang

kita tak minta nak hidup susah
sebab semua orang impikan hidup senang 


Hasil Nukilan : SAIFUL BASRI ABDULLAH / KotakMancis
Bicara Kata :
dalam hidup kita ni tak selalu senang
kadang kala Allah bagi rasa susah
supaya kita lebih bersyukur 
dan seketika kita menyelami kesusahan orang2 miskin
apapun...
disetiap kesusahan itu pasti ada hikmahnya
dan akan disusuli dengan kesenangan...
PASTI!!!

Monday, September 09, 2013

Dahulu, Sekarang dan Akan Datang

Dahulu, Sekarang dan Akan Datang





Dahulu...
Waktu usia kanak-kanak
Pernah ku fikirkan masa depanku
Yang aku sendiri tak pasti di manakah aku dewasa kelak

Dahulu...
Ketika aku ke sawah bersama ayahanda dan bondaku
Aku juga terfikir
Adakah keadaan ini akan berterusan sehingga akhir hayatku

Dahulu...
Pernah ke munangis keseorangan
Melihat simpati merayu untuk sesuap nasi
Adakah hidupku nanti seperti pengemis itu?

Dahulu...
Di tepi sawah menghijau pada malam yang gelab
Pernah ku dongak ke langit menghitung bintang di angkasa raya
Ku terfikir sendirian... Adakah mampu kudratku ke sana?

Dahulu...
Tak tercapai akalku pada waktu itu
Untuk menelan tersirat yang mudah
Namun ku simpan di benak fikiranku




Sekarang...
Usiaku mengjangkau dewasa
Ku faham maksudnya perubahan hidupku adalah milikku
Tiada siapa dapat merubahku seandainya aku sendiri tidak merubah

Akan Datang...
Akan ku pegang falsafahmu ayahanda
Akan ku jadikan warisan untuk generasi akan datang


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Hasil Nukilan : Suara Nadwah (3 – 7 September 2006)
Sumber : Nadwah Kepemimpinan Islam Sekolah-Sekolah Menengah Peringkat Kebangsaan Kali Ke-4, Pusat Kokurikulum, Jabatan Pelajaran Negeri Johor, Kem Tasik Utara

Bicara Kata :
siapa kita dimasa akan datang bermula pada hari ini
tiada siapa yang dapat menetapkan arah hidup kita
tiada siapa yang dapat mengatur hidup kita
segalanya sudah menjadi suratan
hanya kita yang berhak untuk menentukan dimana kita suatu hari nanti
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Perjalanan Blog Aku

Daisypath Friendship tickers